gangguan jiwa

Pertolongan Pertama Pada Pasien Gangguan Penyakit Jiwa

Akhir- akhir ini, kesehatan mental mulai jadi sorotan baik di dunia ataupun di Indonesia. Tingginya angka bunuh diri akibat terganggunya kesehatan jiwa membuat ranah kejiwaan saat ini mulai menemukan atensi. Lalu, pertolongan awal semacam apa yang dapat diberikan pada penderita dengan kendala jiwa?

Pertolongan awal buat penderita kendala jiwa

Bersumber pada informasi dari World Health Organization, pada tahun 2013 ada 840 permasalahan bunuh diri di Indonesia.

Pertolongan awal pada kesehatan mental ataupun kendala jiwa ialah metode kita mengenali, menguasai, serta merespons orang- orang yang menampilkan isyarat kesehatan mentalnya tersendat.

Sebagian perihal yang tercakup dalam pertolongan awal pada kesehatan mental bahasa Inggris disingkat jadi ALGEE.

1. Assess for risk of suicide or harm( Memperhitungkan resiko bunuh diri ataupun aksi menyakiti diri sendiri/ orang lain)

Sikap bunuh diri serta menyakiti diri sendiri/ orang lain ialah salah satu indikasi berat pada seorang yang hadapi kendala kesehatan mental.

Pertolongan awal yang dapat dicoba pada penderita kendala jiwa merupakan dengan mengidentifikasi indikasi ini terlebih dahulu.

Terdapatnya indikasi ini ialah ciri bahaya, sehingga seorang butuh memperoleh atensi serta pengawasan lebih.

Sebagian ciri yang menuju ke aksi bunuh diri di antara lain ungkapan tidak mau melanjutkan hidup, terdapatnya ilham buat mengakhiri hidup, serta perilaku- perilaku melukai diri sendiri.

2. Listen non- judgmentally( Mencermati tanpa menghakimi)

Kerap kali sahabat ataupun keluarga yang lagi hadapi kendala kesehatan mental memerlukan seorang buat jadi tempat buat mengatakan apa yang dialami.

Buat itu, pertolongan awal yang bisa Kamu jalani bagaikan orang terdekat mereka yang hadapi kendala jiwa merupakan mencermati tanpa menghakimi.

Terkadang yang diperlukan oleh para penderita itu cumalah seorang yang mencermati tanpa banyak membagikan nasihat menggurui.

3. Give re- assurance and information( Membagikan sokongan serta data)

Sokongan dari orang- orang terdekat sangat diperlukan kala seorang hadapi tekanan mental ataupun kesedihan yang mendalam. Sebagian dari mereka, terdapat yang tidak mengerti serta mengenali keadaan yang lagi dirasakan.

Pertolongan awal pada orang dengan kendala jiwa berikutnya merupakan Kamu dapat membagikan dorongan dengan membagikan uraian serta data terpaut kesehatan mental.

Misalnya, pada seorang yang hadapi penyusutan atensi, kehabisan semangat, serta cenderung mengurung diri, Kamu dapat membagikan penafsiran tentang indikasi tekanan mental yang butuh diwaspadai.

Tetapi, butuh diingat pula jangan hingga Kamu menyampaikannya semacam menghakimi ataupun menasihati. Ajak mereka bersama- sama Kamu buat menekuni keadaan yang lagi dirasakan.

4. Encourage appropriate professional help( Mendesak mereka buat memperoleh dorongan handal)

Bila Kamu merasa tidak sanggup membantunya secara langsung ataupun keadaan yang dirasakan saudara Kamu tidak membaik, Kamu bisa mendesak mereka buat memohon dorongan tenaga handal.

Sebagian pengidap kendala kesehatan mental merasa enggan menemui dorongan handal sebab takut hendak stigma yang timbul di warga.

Oleh sebab itu, sokongan dari orang- orang terdekat sangat diperlukan buat membangun keyakinan dirinya menemui dorongan handal. Kamu bisa mendesak mereka buat menemui psikolog ataupun juga psikiater cocok dengan kebutuhannya.

5. Encourage self- help and other support strategies( Mendesak aksi yang bisa membantu diri sendiri serta strategi suportif yang lain)

Pertolongan awal pada penderita kendala jiwa yang terakhir merupakan self- help.

Self- help ialah tata cara yang bisa dicoba seorang buat menanggulangi kendala kesehatan mental. Sebagian contohnya merupakan tindakan- tindakan semacam menarik nafas, menenangkan diri, serta mengelola benak pada orang yang mempunyai kendala kecemasan.

Bantu orang terdekat Kamu buat melaksanakan latihan- latihan yang terkategori self- help ataupun aktivitas suportif yang lain semacam bergabung ke komunitas dengan keadaan yang sama.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>